![]() |
Petugas mengawasi Perhitungan suara |
Ende,11 April 2014 Di Propinsi NTT kabupaten Ende Masyarakat sedang
mengawasi perolehan suara hasil pemilu 9 April 2014. Pengawasan suara itu
dilakukan disetiap kecamatan mulai dari kecamatan yang ada di perkotahan hingga
diluar kota kabupaten. Pengawasan perolehan suara ini betujuan agar tidak
terjadi kecurangan pada saat rekapitulasi dan perhitungan yang dimulai dari TPS
,PPK kecamatan dan KPU.
Sejak pemilihan 9 april, hingga hari ini dari pantauan
kami masyarakat masih terus mengawasi perolehan suara sampai dengan selesai
penetapan oleh KPU
“ Pengawasan suara harus terus berlanjut sampai dengan
penetapan hasil pemilu, sebab jika tidak mengawasi maka peluang untuk
orang-orang yang tidak bertanggung jawab akan memanipulasi perolehan suara itu”
kata Hironimus Nori caleg dari Partai gerindra.
Lanjut Hironimus menyatakan bahwa hasil perolehan suara
yang telah terkafer pada surat suara harus tetap dikawal walaupun cuma satu
suara, karena satu suara yang dipilih oleh rakyat terhadap caleg itu sesuai
dengan hati nuraninya.
Kemudian pengawalan perolehan suara ini guna memastikan
agar tidak terjadi hal –hal yang di inginkan.
![]() |
proses pengawalan perhitungan surat suara |
“ kami Ikut
mengawasi hasil perolehan suara itu bukan kerana kami mempunyai kepentingan
akan tetapi kami menginginkan agar pemilu harus bersih dan benar-benar
demokratis. Sebab, pengelaman pemilu sebelumnya banyak terjadi kecurangan
akibat seluruh masyarakat tidak mengawasi, sehingga yang terjadi yang diutus
oleh rakyat tidak duduk di kursi kekuasaan yang duduk dikursi kekuasaan adalah
orang-orang yang sebenarnya jauh dari harapan rakyat hanya karena mereka
mempunyai modal dan uang” ucap Alfonsius Sale, pemuda di desa wologai.
Menurut alfons biasa terjadi kecurangan pada perhitungan
ditingkat kecamatan, oleh karena itu harus sama-sama mengawasi sampai di tingkat
kecamatan dan khusunya untuk di kacamatan Ende walaupun jauh tetap kami awasi.
Pengawasan suaran ini mulai dilakukan oleh pemuda/i dari
desa-desa sampai di tingkat kecamatan.
Dari informasi yang di dapati bahwa pengawalaan hasil
perolehan suara ini bukan saja dilakukan di kecamatan Ende akan tetapi juga
terjadi di kecamatan lain, semua warga, tokoh masyarakat dan pemuda turut
mengambil bagian untuk mengawasi perolehan suara itu.
Oleh : Jhuan
Mari
AMAN nusa bunga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar